Masyarakat Diminta Agar Membuang Sampah Pada Tempatnya

“Drainase Untuk Mengalirkan Air, Bukan Menampung Sampah”

Selokan ini terpaksa dibongkar warga agar genangan air bisa cepat teraliri ft rustam

FAKFAK – Setelah curah hujan sehari melanda kota fakfak jumat (22/6) kemarin, terlihat banyak sampah berserakah dimana-mana, terlebih wilayah pasar plaza thumburuni, termasuk sejumlah selokan yang berpotensi mengeluarkan sampah kini terlihat sudah bersih,

Salah seorang petugas yang enggan jati dirirnya dimediakan meminta kepada masyarakat untuk memiliki kesadaran bersama untuk membuang sampah pada tempatnya, karean pemerintah telah menyiapkan tempat pembuangan sampah baik organic maupun nono organic,

Menurutnya pemerintah membangun drainase dimana-mana hanya untuk mengantiasipasi banjir serta tujuanya untuk mengalirkan air disaat hujan deras, karena itu, drainase bukan untuk tempat penampungan sampah,

“Drainase itu untuk mengalirkan air, bukan untuk menampung sampah, sehingga masyarakat jangan buang sampah sembarang”, Minta minta salah seorang petugas yang identitasnya tidak dipublikasikan,

Pantauan media ini sabtu (23/6) pagi, Dinas PUPR Kabupaten fakfak melalui bidang kebersihan sebagaimana tugas biasanya mereka menurunkan satu armada truk pengangkut sampah beserta pasukanya untuk mengevakuasi sampah-sampah yang berhamburan di jalan maupun tempat-tempat strategis lainya

Suasana kerja bahkit Bidang Kebersihan PUPR Kabupaten Fakfak pasca banjir jumat kemarin ft rustam

Mereka dengan sasaran pekerjaan yaitu pasar plaza thumburuni dan sekitarnya, termasuk beberapa titik ruas jalan yang Nampak tergenangi banjir kemarin, selain mengangkut sampah yang berhamburan akibat banjir sehari melanda kota pala/kota perjuangan, petugas kebersihan dinas PUPR Kabupaten fakfak ini juga mengangkut tumpukan pasir yang terlihat di jalan raya ikut dievakuasikan demi kenyamanan pengguna jalan,

Evakuasi sampah akibat banjir tersebut terlihat jenis sampah campuran, baik organik maupun non organik, sehingga mereka sangat kesal karena belum ada kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, meski pemerintah telah mempersiapkan tempat pembuangan sampah dimana-mana

Penelusuran media ini sabtu (23/6) dilokasi banjir, terkuak ada salah seorang warga yang memiliki bengkel di thumburuni atas bernama fredy telah mencabut pengaman besi yang dipasangkan pada selokan pembuangan air, sehingga saat hujan deras, sampah tersebut ikut terbawah hingga meluap ke permukaan, hingga berita ini diturunkan, dinas PUPR Kabupaten fakfak belum berhasil dikonfirmasi, (ret)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close