Senin , Januari 27 2020
Home / Headline / Polda Papua Barat Belum Lakukan Penahanan Terhadap Direktur PT. Selatan Indah Kaimana

Polda Papua Barat Belum Lakukan Penahanan Terhadap Direktur PT. Selatan Indah Kaimana

Laporan Rustam Rettob/Wartawan mataradar.com

Fakfak/mataradar.com – Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Papua Barat, tersangka dugaan korupsi dana APBD Tahun Anggaran 2017 di Kabupaten Kaimana berinisial PT alias H hingga saat ini belum dilakukan penahanan oleh penyidik polda papua barat.

Kapolda Papua Barat melalui Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Papua Barat, Komisaris Polisi (Kompol) Kristian Sawaki kepada media ini, Senin, (28/1) sore kemarin menjelaskan tersangka dugaan korupsi atas nama PT alias H dinilai sangat kooperatif dalam memenuhi setiap panggilan dari polda papua barat untuk dilakukan pemeriksaan, dengan pertimbangan tersebut, Polda Papua Barat masih belum lakukan penahanan terhadap yang bersangkutan,

“Kita belum lakukan penahanan karena yang bersangkutan hingga saat ini sangat koopertif untuk selalu ditingkat pemanggilan hadir sehingga kekhawatiran kita di KUHAP itu tidak menjadi persoalan” Tandas Sawaki

Perwira berpangkat Kompol ini (Sawaki-red) menyebutkan ada tiga pertimbangan penting yang selalu dikedepankan oleh setiap penyidik untuk tidak lakukan penahanan terhadap seseorang yang telah ditetapkan sebagai tersangka,

“Pertama, Melarikan diri, tersangak tidak melarikan kedua, mengulangi perbuatanya yang sama, dan ketiga, menghilangkan barang bukti, selama ini tersangka tidak menunjukan niat itu kepada penyidik bahkan berniat baik membantu polda untuk mengusut tuntas kasus tersebut sehingga kami belum lakukan penahanan”, Papar Kristian Sawaki

Dikatakan, penyidik selama ini merasa tidak khawatir karena tersangka Dana APBD Kaimana Tahun 2017 senilai belasan Miliyard ini tidak pernah mengelak dari panggilan Polda.

Mudasir Bogra, salah satu anggota masyarakat kabupaten kaimana provinsi papua barat melalui sambungan selulernya, meminta kepada penyidik polda papua barat agar tersangka berinisial PT alias H kalau bisa ditahan, pasalnya kejahatan yang diakukan bisa saja mereka akan siasati berbagai alasan strategi dari luar ruangan sebelum ditahan kemudian akan mengelabui aparat untuk lakukan penyelidikan selanjutnya,

“Unsur-unsur sudah memenuhi syarat, sudah ditetapkan tersangka, kalau bisa pak kapolda perintahkan anggota untuk tersangka atas nama PT alias H itu segera ditahan”, Minta Bogar kepada Kapolda melalui media ini,

Diketahui, berkas perkara dugaan korupsi dengan tersangka PT alias H kini telah dlimpahkan ke kejaksan tinggi papua, (P-21),

Bos Kaimana Beach Hotel (KBH) inisial PT alias H ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 2 dan atau pasal 3 UU No.31 Tahun 1999 yang telah diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dan pasal 3 dan atau pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucuian uang (TPPU) jo pasal 55 ayat (1)  ke – 1 KUHP jo pasal 64 KUHP, (ret)

Check Also

Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Fakfak Jalur perseorangan, "Pace Nanang dan Pak Itjong", Foto, (Rustam Rettob/mataradar.com)

Dukungan KTP Untuk Pasangan “SUCI” Tembus Lima Ribu Lebih, KPU Fakfak Akan Verifikasi Faktual

Mataradar.com / Fakfak – Kandidat Bakal Calon Bupati Fakfak, Drs Ec. Sulaeman Uswanas atau sering ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *