Minggu , Januari 26 2020
Home / Headline / Jurusita PN Fakfak Keruk Aset PT Remaco Indah Mandiri, Ronny Tan Dihukum Membayar Rp.250 Juta.

Jurusita PN Fakfak Keruk Aset PT Remaco Indah Mandiri, Ronny Tan Dihukum Membayar Rp.250 Juta.

Mataradar.com/Fakfak – Jurusita Pengadilan Negeri Fakfak kamis, (20/6) kemarin telah melakukan proses penyitaan terhadap sejumlah asset milik perusahaan PT Remaco Indah Mandiri,

Penyitaan tersebut berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia memperkuat Putusan pengadilan Negeri Fakfak dan menyatakan Putusan Pengadilan Tinggi Jayapura batal demi hukum, oleh sebab itu Rony Tan dihukum untuk membayarkan uang sisa kepada Hasan Iha sebesar Rp. 250 Juta ditambah bunga 1% setiap hari selama putusan ini memiliki kekuatan hukum tetap,

Hingga berita ini diturunkan, setelah dikonfirmasi Ketua Pengadilan Negeri Fakfak melalui Jurusita pengadilan setempat, mereka telah menyita 4 unit kenderaan yang merupakan 3 unit atas nama PT Remaco Indang Mandiri dan 1 unit atas nama Ronny Tan,

Barang berharga milik Bos Matahari Wagom Ronny Tan ini rencana akan dilakukan lelang pekan depan alias awal Juli 2019 melalui Kantor KPPNL Kota Sorong,

Pasca dilakukan lelang jika nilai nominal tersebut tidak mencukupi tuntutan sebagaimana putusan Mahkamah Agung maka Pengadilan Negeri Fakfak wajib berkewenangan penuh oleh dan atas nama UU untuk memburu dan menyita asset lainya hingga sesuai dengan bunyi amar putusan dimaksud yaitu Rp. 250 Juta ditambah bunga 1% setiap bulan sampai dengan putusan ini mempuanyai kekuatan hukum tetap,

“Ketika barang bergerak sudah disita kemudian dilakukan lelang dan nilainya tidak mencukupi maka selanjutnya pengadilan berhak untuk melalukan penyitaan terhadap barang tidak bergerak seperti Ruko, Tanah, bangunan dan lainya”, Ujar Yotam Rahayaan, SH,

Membandel, Kuasa Hukum Bos PT Remaco Indah Mandiri, Ronny Tan, Habel Rumbiak, SH menyatakan keberatasn dan akan ajukan perlawanan atas tindakan yang dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Fakfak melalui Jurusitanya,

“Saya sampaikan kebaratan, karena dalam suatu proses hukum, kalau PT (Perushaaan,rd) bermasalah asset PT lah yang jadi sasaran,”kata Habel Rumbiak ditemui awak media di depan Minimarket Wagom Fakfak, Kamis (20/6/2019) siang kemarin.

Dikatakan, dalam UU No 40 tahun 2007 menjelaskan bahwa, seseorang dalam perusahaan itu hanya terbatas pada jumlah saham perusahaannya.

“Kalau saya pemegang saham, terus perusahaan punya utang, saya hanya bertanggungjawab sebatas jumlah saham saya, jadi ibaratnya, ada utang sepuluh, kalau saya punya saham sepuluh, saya hanya tanggungjawab sepuluh persen, tidak bisa dibebankan kepada orang pribadi secara keseluruhan, itu problem hukum,”tandasnya.

Sebelumnya, Rony Tan Bos PT Remaco Indah Mandiri di gugat oleh H. Hasan Iha terkait dengan pembangunan jalan menuju lokasi TPA Jalan Kokas.

Dalam gugatan tersebut H. Hasan Iha menuding Ronny Tan sebagai pemilik perusahaan membangun jalan ke TPA di atas tanah miliknya, dimana dalam gugatan trsebut Hasan Iha menuntut Ronny Tan utk mengganti kerugianya Rp. 250 Juta

Pengadilan Negeri Fakfak yang mengadili perkara ini dalam putusanya dapat memenangkan Hasan Iha, tidak terima dengan putusan pengadilan negeri fakfak, Bos PT Remaco Indah Mandiri alias Ronny Tan akhirnya lakukan ajukan banding ke pengadilan tinggi jayapura, dan memenangkan perkara tersebut melawan H Hasan Iha,

Tidak selesai sampai disitu, H Hasan Iha melalui Kuasa Hukumnya, Yunus Basari, SH melanjutkan kasus tersebut dengan mengkasasikan Ronny ke Mahkamah Agung Rebpulik Indonesia, atas putusan MA yang memenangkan H Hasan Iha, memerintahkan pengadilan negeri fakfak untuk menyita asset milik Bos Minimarket Matahari wagom Fakfak,

Atas putusan tersebut, pengadilan negeri fakfak diperintahkan untuk lakukan penyitaan terhadap asset milik Bos PT Remaco Indah Mandiri senilai gugatan yang disampaikan dalam dakwaan tersebut,

Hingga berita ini diturunkan, Bos PT Remaco Indah Mandiri, Rony Tan tidak berhasil dikonfirmasi, (ret)

Check Also

Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Fakfak Jalur perseorangan, "Pace Nanang dan Pak Itjong", Foto, (Rustam Rettob/mataradar.com)

Dukungan KTP Untuk Pasangan “SUCI” Tembus Lima Ribu Lebih, KPU Fakfak Akan Verifikasi Faktual

Mataradar.com / Fakfak – Kandidat Bakal Calon Bupati Fakfak, Drs Ec. Sulaeman Uswanas atau sering ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *