Senin , Januari 27 2020
Home / Public Relation / Pemerintah Daerah, TNI/Polri dan Masyarakat Fakfak Kerja Bhakti Bersihkan Bekas Kebakaran Pasar.

Pemerintah Daerah, TNI/Polri dan Masyarakat Fakfak Kerja Bhakti Bersihkan Bekas Kebakaran Pasar.

Mataradar.com / Fakfak – Pemerintah Daerah, TNI/Polri dan seluruh Komponen Masyarakat Fakfak, termasuk komunitas Masyarakat Fakfak Peduli NKRI Nusantara melakukan kerja bhakti massal membersihkan sisa-sisa reruntuhan pasca dibakarnya pasar thumburuni fakfak dan kantor Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak,

Aksi sosial yang dilaksanakan ini bertepatan dengan hari jumat, (23/8), mereka menggarap beberapa lokasi selain sasaran terbkaranya pasar thumburuni dan sekitarnya.

Mereka menyebar di beberapa titik seperti ruko, areal reklamasi pantai hingga Taman Indah Fakfak yang dikenal dengan “Satu Tungku Tiga Batu”,

Mengawali aktifitas dan gerakan sosial ini, seluruh peserta aksi bersih lingkungan mendapat arahan dari Dandim 1803/Fakfak, Kapolres Fakfak, dan Wakil Bupati Fakfak dipelataran pasar thumburuni Fakfak,

Dandim 1803/Fakfak Letkol. Inf Yatiman, Amd membagi aksi bersih sampah sisa kebakaran dalam dua kelompok, untuk kelompok pertama yang membersihkan didalam pasar bagi bapak/ibu yang memiliki tokoh atau tempat jualan didalamnya,

Menurut Dandim 1803/Fakfak konsentrasi kebersihan dalam pasar hanya bagi mereka yang mempunyai tokoh dan kios yang terbakar mengantisipasi terjadinya penjarahan sisa barang berharga yang masih tertinggal,

Sementara bagi masyarakat yang tidak berjualan di pasar diperintahkan untuk membersihkan areal pasar hingga ke taman indah Satu Tungku Tiga Batu,

“Bagi para pedagang diizinkan untuk bekerja mengangkut sampah dan kotoran lainya didalam pasar, hal ini mengantisipasi terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan, sementara yg tidak berjualan dipasar bisa membersihkan luar pasar, hingga ke jalan reklamasi pantai”,

Sementara Kapolres Fakfak AKBP Deddy Foury Millewa, S.Ik menyambut positif respons masyarakat yang datang dan membersihkan lokasi bekas terbakar itu, menurutnya untuk menjaga situasi dan kondisi keamanan di kabupaten fakfak, tidak harus menjadi tanggung jawab aparat namun menjadi kesepakatan semua pihak,

“Selaku Kapolres Fakfak, saya merasa terharu karena melihat masyarakat fakfak yang konsisten untuk memulihkan kembali situasi ini secara kondusif, saya pesankan jika ada indikasi kehancuran maka semua bersatu untuk memulihkanya”, Pesan Sakura Satu (Sapaan Kapolres Fakfak-red),

Mewakili Pemerintah Daerah dan seluruh Masyarakat Fakfak, Wakil Bupati Ir Abraham Sopaheluwakan meminta kepada seluruh masyarakat untuk membantu aparat menjaga keamanan, dia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini terus mengambil langkah untuk mengamankan situasi dan ekonomi di fakfak kembali normal

“Pemerintah Daerah terus cari solusi untuk memperlancar kembali aktifitas perekonomian di kabupaten fakfak”, Janji Wakil Bupati Fakfak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak Gondo Suprapto menyumbangkan sarung tangan sebanyak 2000 lembar dan Hanscoon sebanyak 5000 lembar, sumbangan ini diberikan cuma – cuma untuk mengantisipasi kuman dan menangkis debu sisa kebakaran,

Pembersihan sampah yang berlangsung jumat, (23/8) berhasil mengumpulkan ratusan karung sampah, kepala dinas pekerujaan umum melalui Plh.Kadis PU Fakfak Yakobus Tandung ketika dikonfirmasi jumlah sampah yang diangkut menggunakan truck sampah, dia mengaku sebanyk 25 ret sampah yang diangkut,

“Dari Dinas PU Fakfak terjunkan 5 unit truck sampah untuk mengangkut kotoran yang telah dikumpulkan masyarakat, termasuk Pemerintah Daerah, TNI/Polri, jadi secara keseluruhan sampah yang kami angkut sebanyak 25 ret”, Terang Yakobus Tandung kepada mataradar.com.

Seperti diberitakan, aksi solidaritas Papua muncul di sejumlah kota di Provinsi Papua dan Papua Barat, seperti yang terjadi di Manokwari, Jayapura, dan Sorong, Senin (19/8/2019).

Sementara situasi di Manokwari, Sorong, dan Jayapura, menurut Polri, sudah kondusif dan kegiatan masyarakat sudah mulai berjalan normal.

Dampak dari kejadian Manokwari, Selasa, (20/8) terjadi pembakaran ban bekas dan plastik pembatas jalan, rabu, (22/8) terjadi penjarahan dan pembakaran pasar plaza thumburuni fakfak dan kantor Dewan Adat.

Aksi unjuk rasa ini merupakan dampak dari perlakuan diskriminatif dan tidak adil yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang, dan Semarang dalam beberapa waktu terakhir, (ret)

Check Also

Kondisi pasar thumburuni fakfak yang dibakar belum lama ini, ft rustam/mataradar.com

Seratus Lima Miliyard Akan Digelontorkan ke Fakfak, Samaun Dahlan : Alokasi Dana Pembangunan Pasar Thumburuni.

Mataradar.com / Fakfak – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos, M.AP kepada ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *