Miris…! Ada 455 Ribu Usia Didik Tidak Menikmati Pendidikan Tinggi Di Tanah Papua.

Mataradar.com / Fakfak – Miris…!!! Sebanyak 455 ribu dari 500 ribu anak usia Didik tidak menikmati pendidikan  tinggi di tanah papua, sementara penganut pendidikan tinggi berjumlah hanya 45 ribu orang.

“Usia pendidikan tinggi kita ditanah papua saat ini 500 ribu orang, tapi yang menikmati pendidikan tinggi hanya 45 ribu, sisanya 455 ribu saat ini tidak menikmati pendidikan tinggi”,

Hal itu disampaikan kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua – Papua Barat Suriel Mofu saat menghadiri wisuda STIA Asy – Syafi`iyah Fakfak Anggkatan – XIV, sabtu (31/8) di ball room hotel grand papua-fakfak kemarin,

Salah satu terbosoan yang saat ini sedang dilakukan pihaknya selaku Kepala LLDIKTI Wilayah XIV papua – Papua Barat adalah sedang mengusulkan 700 formasi pegawai negeri sipil untuk 63 perguruan tinggi swasta termasuk STIA Asy-Syafi`iyah, harapanya mereka membantu menyalakan semangat pendidikan tinggi di tanah papua, minimal menekan angka buruk itu

Selain itu, dia juga mengusulkan formasi khusus dosen pegawai perguruan tinggi swasta orang asli dan LABEPA (Lama Besar di Papua), hal ini sengaja dilakukan karena saat ini dosen pasca sarjana di tanah papua khususnya sebagai dosen sangat minim,

“Kita tetap prioritaskan Orang Asli Papua, tapi kalau OAP tidak ada maka kita ambil LABEPA (lama Besar di Papua-red)”, Tutur Mofu

Mofu mengungkapkan rasa kekecwaanya dihadapan puluhan sarjana dan civitas akademika STIA Asy-Syafi`iyah kemarin bahwa langkah yang diambil ini pernah dilakukan, namun beberapa orang yang telah dia sekolahkan menjadi dosen pegawai negeri ternyata mereka kembali ke kampung halamanya,

“Kita pernah sekolahkan beberapa dan setelah menjadi PNS Dosen mereka pulang ke kampung halaman masing-masing sehingga kali ini kita prioritaskan anak-anak papua dan yang LABEFA tadi untuk sekolah PNS Dosen”, Ujar Kepala LLDIKTI.

Dia sangat berharap kepada Presiden Joko Widodo melalui tema HUT NKRI ke – 74 (17/82019) yaitu SDM Unggul, dengan konsep tersebut SDM yang diusulkan Kopertis Papua – Papua Barat dapat terpenuhi oleh pemerintah pusat melalui kementerian riset tekhnologi dan pendidikan tinggi, Jelas Mofu.(ret)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close