Saturday , March 7 2020
Home / Pemerintahan / Bangun Pasar Thumburuni Fakfak, Ini Rencana Besaran Dana yang Digelontorkan Pemerintah Pusat

Bangun Pasar Thumburuni Fakfak, Ini Rencana Besaran Dana yang Digelontorkan Pemerintah Pusat

Mataradar.com / Fakfak – Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak – Papua Barat pasca dibakarnya pasar plaza thumburuni fakfak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab 218 lalu akhirnya mendapatkan respon positif  dan tanggapn serius dari pemerintah pusat,

Dengan diresponya surat yang diajukan oleh pemerintah daerah kabupaten fakfak, pemerintah pusat direncanakan akan menggelontorkan dana pembangunan pasar sebesar Rp. 150 Miliyar, budget tersebut sudah termasuk alokasi untuk pembangunan Taman Fakfak City alias Satu Tungku Tiga Batu

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia DR Ir Mochamad Basuki Hadimuljono melalui sepotong vidio yang beredar di media sosial seperti Watshapp, Twiter dan Instagram sejak selasa (4/9) kemarin mengatakan pemerintah pusat setelah mendapat laporan dari berbagai daerah di papua dan papua barat,

Pemerintah pusat akan segera memberikan respon secara cepat dan tepat atas insiden yang menyebabkan puluhan bahkan ratusan fasilitas umum yang rusak di papua-papua barat.

Vidio yang beredar tersebut ternyata usai Menteri PUPR melaksanakan pertemuan di Jayapura didampingi Ketua Umum HIPMI Bahlil La hadalia, Gubernur Papua dan beberapa pejabat lainya di tanah papua, menteri kemudian menyebutkan sejumlah yang rusak karena insiden beberapa waktu lalu menjadi perhatian penuh pemerintah pusat khususnya untuk segera dibangun kembali dengan menyediakan dana secara utuh dari APBN Pusat.

“Berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo, saya kesini (Jayapura-red) untuk dua hal, pertama menginventarisir fasilitas umum atau kantor pemerintah yang rusak, diluar papua, dan di papua barat termasuk pasar thumburuni fakfak,

Kedua, kami tinjau rumah yang dibakar dan rencana akan kerjsama dengan BPNP untuk diberikan bantuan stimulant kepada warga yang mengalami musibah kebarakaran ini”, Jelas Menteri PUPR Republik Indoensia melalui vidio yang beredar dan dikutip mataradar.com

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos,M.AP ketika dihubungi mataradar.com via selulernya, selasa (3/9) malam mengakui informasi tersebut bahwa pemerintah pusat melalui menteri PUPR telah serius menanggapi usulan bupati fakfak mengenai perhatian pemerintah terhadap fasilitas umum seperti pasar thumburuni yang dibakar saat kejadian 218 kemarin.

Selain akan menggelontorkan dana yang bersumber dari APBN untuk pembangunan pasar thumburuni fakfak, pempus juga akan membangun kembali Taman Fakfak City atau yang terpopuler dengan sebutan Taman Satu Tungku Tiga Batu, kedua obyek ini menurut Kadis PUPR2KP Fakfak akan diprioritaskan oleh pemerintah pusat

“Surat bupati fakfak lebih awal ke Presiden Joko Widodo meminta perhatian pemerintah pusat terhadap urgensi pembangunan pasar thumburuni fakfak, petunjuk presiden agar pemerintah kabupaten fakfak berkoordinasi dengan Kementerian PUPR-RI, pemda fakfak diminta konsentrasi untuk berkoordinasi dengan Satker Cipta Karya Provinsi Papua Barat berkaitan dengan proses perencanaan dan penganggaran” Terang Kadis PUPR2KP Fakfak.

Menurutnya, selain mendapat dukungan dana yang cukup maksimal dari pemerintah pusat, pasar thumburuni fakfak – papua barat tidak layak penangananya bersifat rehab, namun mengingat usia pasar sudah cukup lama sehingga pemerintah berusaha untuk membongkar secara total dan dibangun kembali dari awal sesuai kebutuhan masyarakat nanti, Ujar Kadis PUPR2KP Fakfak.

“Tidak layak untuk direhab tapi harus dibongkar total dan permintaan pemerintah daerah kabupaten fakfak disetujui Presiden Republik Indonesia Ir. H Joko Widodo” Kata Kadis PU Fakfak. (ret)

Check Also

Kejaksaan Negeri Kaimana Bantu Pemda Tarik 3 Unit Mobil Dinas

KAIMANA – Kejaksaan Negeri Kaimana melakukan penyitaan Aset bergerak dan aset tidak bergerak yang tidak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *