Selasa , Januari 14 2020
Home / Hukum & Kriminal / Polres Fakfak Terus Kejar Dua DPO Pembakaran Pasar Thumburuni

Polres Fakfak Terus Kejar Dua DPO Pembakaran Pasar Thumburuni

Mataradar.com / Fakfak – Kepolisian Resort (Polres) Fakfak Papua Barat menetapkan dua orang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam dugaan pengrusakan dan pembakaran pasar Thumburuny Fakfak pada rusuh 21 Agustus 2019 lalu.

Menurut Kapolres Fakfak, AKBP Deddy Foury Millewa, SH, SIK, MIK, kepada wartawan di ruang kerjanya, usai melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Al-Ikhlas Polres Fakfak, Jumat (11/10) kemarin,

Kedua DPO Polres Fakfak tersebut terang Kapolres, dengan insial DH dan YT, mereka sampai saat ini masih terus dilakukan pengejaran oleh Polres Fakfak.

“Dua DPO Polres Fakfak yakni DH dan YT kini masih dalam pengejaran Polres Fakfak”, tutur orang nomor satu di Polres Fakfak, kepada media di ruang kerjanya.

Lebih lanjut kata Kapolres, ditetapkannya dua DPO tersebut karena keduanya mempunyai peran dalam dugaan pengrusakan dan pembakaran pasar Thumburuni Fakfak pada saat rusuh 21 Agustus 2019 lalu,

Tersangkan DPO berinisial DH diduga ikut terlibat dalam aksi pengrusakan, sedangkan YT diduga sebagai pelaku pembakaran pasar Thumburuni Fakfak.

“DH diduga sebagai pelaku pengrusakan sedangkan YT diduga sebagai pelaku pembakar pasar Thumburuny pada 21 Agustus 2019 lalu,” tutur AKBP Deddy Foury, kepada awak media.

Dalam penyidikan kasus dugaan pengrusakan dan pembakaran pasar Thumburuny pada aksi rusuh 21 Agustus 2019 lalu, kini penyidik Polres Fakfak telah menetapkan empat tersangka.

Empat orang tersangka dengan inisial PT, RK, JA dan IH alias Igo dan kini berkas perkara kasus dugaan pengrusakan dan pembakaran pasar Thumburuny Fakfak sudah dilimpahkan tahap satu ke JPU Kejaksaan Negeri Fakfak.

“Berkas perkara empat tersangka tersebut sudah dilimpahkan tahap satu ke JPU Kejaksaan Negeri Fakfak”, tutur Kapolres Fakfak, AKBP. Deddy Foury Millewa.

Atas penetapan tersangka bagi PT, RK, JA dan IH, serta sambil menunggu proses hukum lebih lanjut hingga sampai di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Fakfak, para tersangka masih nginap di Sel tahanan Polres Fakfak dengan ancaman pasal 170 jo. pasal 187 KUHP, dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun kurungan. (ret)

Check Also

Aksi pembagian stiker oleh kejaksaan negeri fakfak belum lama ini, ft rustam/mataradar.com

Tiga Bekas Wakil Rakyat Tersangka, Noda Korupsi di Gedung DPRD Fakfak.

Mataradar.com / Fakfak – Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Korupsi (Pidsus) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *