Miris…!Hari Sakral Sumpah Pemuda Tidak Terlihat Partisipasi Sebagian Besar OKP di Fakfak.

“OKP yang terlibat mengikuti Upacara HSP seperti, GMNI, PMII, FKPPI, FATAYAT NU, IPNU, IPPNU, IMM, KAMMI, HI ( Human Imilination)”.

Mataradar.com / Fakfak – Miris, !Sangat disayangkan, ketika semua komponen anak bangsa di negeri ini sedang bergembira untuk memperingati hari sakral Sumpah Pemuda, Senin, 28 Oktober 2019,

Namun di Fakfak hari besar pemuda ini tidak terlihat partisipasi kaulah muda secara serius, terlebih pemuda yang tergabung dalam kelompok Cipayung yang telah mendeklarasikan diri sebagai bagian dari elemen bangsa untuk terus kobarkan semangat perjuangan kemerdekaan hingga mengisi dan mempertahankan keutuhan NKRI,

Semangat dan partisipasi Pemuda di Kabupaten Fakfak terlihat tidak menunjukkan loyalitasnya sebagai seorang pemuda yang bisa meneruskan perjuangan dan cita-cita peran pemuda untuk mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia saat ini, bagaiman tidak, Jalan santai dan upacara hari sumpah pemuda saja sebagian besar mereka tidak hadir,

Terbukti, upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (28/10) di Fakfak tidak terlihat partisipasi mereka, minimal menghadiri upacara peringatan HSP tersebut, padahal undangan disebarkan semuanya.

Tidak hanya itu, pada saat jalan santai (27/10) kemarin juga hanya segelintir pemuda saja yang mengambil peran dalam memeriahkan iven sedunia ini,

Kendati sepih kehadiran pemuda, upacara dalam rangka memperingati HUT Sumpah Pemuda di Kabupaten Fakfak yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD KNPI Fakfak Ali Fuad berlangsung sukses dan meriah,

Upacara tersebut, yang bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Wakil Bupati Fakfak Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si, sementara Komandan upacara dipercayakan kepada Salah satu Anggota satpol PP Setda Kabupaten Fakfak, Raja Niulain,

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati  Fakfak bahwa Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema : Bersatu Kita Maju.

“Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928, diamana saat itu, dalam Sumpah Pemuda bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa,”katanya.

Menurut dia, tema ini sesungguhnya diperlukan untuk seluruh elemen bangsa tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena ditangan Pemuda Indonesia bisa lebih maju.

“Kalau Pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial, suku, agama, ras dan kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas Pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan keluar batas-batas tembok kekinian dunia demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik,”ujarnya.

“Wahai pemuda indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah melahirkan ide-ide tekad dan cita-cita pengorbanan dan perjuanganmu tidak akan sia-sia dalam mengubah dunia,” Terangnya.

Peringatan hari Sumpah Pemuda selain dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pimpinan OPD, termasuk TNI/Polri, dan Satpol PP maupun ASN dilingkungan Pemda Fakfak,

Berdasarkan pantauan mataradar.com dan data yang diperoleh, OKP yang hadir mengikuti upacara antara lain, GMNI, PMII, FKPPI, FATAYAT NU, IPNU, IPPNU, IMM,  KAMMI, HI ( Human Imilination), (ret)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close