Selasa , Januari 14 2020
Home / Public Relation / Dinas Perkebunan Fakfak Panen Lada di SP IV Distrik Bomberay, Ini Hasilnya

Dinas Perkebunan Fakfak Panen Lada di SP IV Distrik Bomberay, Ini Hasilnya

Mataradar.com / Fakfak – Pemerintah Daerah melalui Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak melakukan uji coba penanaman Lada pada lahan berukuran 1 hektare di distrik bomberay, Kabupaten Fakfak,

Ditemui di ruang kerjanya, selasa, (29/10) kemarin, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak Ir H Abdurrahim Fatamsya menjelaskan uji coba penanaman lada tersebut diatas tanah / lahan masyarakat seluas 1 hektare,

“Jadi, pemerintah daerah melalui Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak bersama masyarakat berhasil membuka 1 hektare lahan untuk kebutuhan tanaman Lada jenis berwarna putih”, Kata Kadis Perkebunan,

Dikatakan, luas lahan 1 hektare yang dijadikan sebagai uji coba tanaman Lada tersebut pertumbuhanya cukup cocok dan baik sehingga lahan tersebut dipelihara baik oleh petani/masyarakat,

“Luas lahan uji coba 1 hektare pada lahan masyarakat, kami lihat pertumbuhan sangat baik dan cocok, hanya saja harus dipelihara baik oleh masyarakat”, Minta Fatamasya,

Ditanya mengenai hasil yang dicapai setelah uji cona lahan tersebut hingga panen beberapa saat lalu,

Dia mengatakan, hasilnya cukup baik dan kedepan lebih dikembangkan lagi tentunya menyesuaikan dengan lahan yang cocok, karena dari luas 1 hektare,

Dinas Perkebunan bersama masyarakat setempat berhasil melakukan panen perdana lada tersebut dengan jumlah 0,25 Hektare, dan menghasilkan kurang lebih 5 Kg biji lada bersih jenis putih

“Alhamdulillah, panen sudah dilakukan pada lahan 0,25 Hektare dan menghasilkan kurang lebih 5 Kilogram”, Terang Im Fatamasya (Sapaan Kadis Perkebunan Fakfak)

Diharapkan kedepan, dengan hasil panen dalam uji coba tersebut, pemerintah daerah melalui Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak akan kembangkan dengan masyarakat dan luas lahan yang lebih besar lagi, terangya.

Mengembalikan Kejayaan Rempah Bermula Dari Lada

“Produksi lada Nasional sebagian besar digunakan untuk keperluan ekspor. Dalam perdagangan Internasional, volume ekspor lada Indonesia cenderung menurun karena kalah bersaing dengan lada dari Vietnam. Sebaliknya, volume impor lada, meskipun jauh lebih kecil daripada volume ekspor, tetapi meningkat pesat.”

Perkebunan – Neraca perdagangan lada Indonesia hingga tahun 2014 masih berada pada posisi surplus. produksi lada Indonesia untuk lada hitam maupun lada putih hanya sebesar 91 ribu ton, dengan pangsa pasar sebesar 18,8 persen di pasar global pada 2013.

Posisi Indonesia bergeser ke posisi eksportir terbesar kedua pada 2013. padahal luas perkebunan lada Indonesia yang terbesar di dunia yakni 171 ribu hektar.

Vietnam yang hanya memiliki lahan 80 ribu hektar mampu menghasilkan 130 ribu ton lada pada 2015 sebagai yang teratas.

Tersingkirnya kinerja ekspor dan kapasitas produksi lada Indonesia karena produktivitas yang rendah dari lahan lada di dalam negeri.

Produktivitas lada Indonesia hanya sekitar 0,5 ton per hektar dari yang sebelumnya pada masa kejayaan sempat mencapai 2 ton per hektar.

Sedangkan produktivitas lahan lada di Vietnam sangat tinggi yakni sekitar 3,2 ton per hektar. Produksi yang tinggi membuat Vietnam menguasai 34,5 persen pangsa pasar lada global pada 2013. (ret)

Check Also

Kondisi pasar thumburuni fakfak yang dibakar belum lama ini, ft rustam/mataradar.com

Seratus Lima Miliyard Akan Digelontorkan ke Fakfak, Samaun Dahlan : Alokasi Dana Pembangunan Pasar Thumburuni.

Mataradar.com / Fakfak – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos, M.AP kepada ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *