Kasdam XVIII/Kasuari Resmikan Jembatan Merah Putih Kampung Werpigan,

“Melepaskan Peserta TMMD Ke – 106 Tahun 2019, Isak Tangis Ketika Mendengar Puisi, “TNI dan Rakyat Bersatu”

Mataradar.com / Fakfak – Turut memberikan rasa haru dan kesan yang tidak dapat dilupakan bagi mereka antara masyarakat kampung werpigan dan peserta TMMD Ke – 106 Tahun 2019 di Kampung Werpigan, Dsitrik Wertutin, Kabupaten Fakfak dihadapan Kasdam XVIII/Kasuari,

Pelaksanaan kegiatan TMMD Ke – 106 Tahun 2019 sebulan penuh di kampung Werpigan, banyak meninggalkan prestasi positif yang dicapai oleh Peserta TMMD dan ditinggalkan untuk masyarakat dari rencana program dan kegiatan tersebut,

Suasana prosesi adat peresmian jemabatan merah putih, ft rustam/mataradar.com
Suasana prosesi adat peresmian jemabatan merah putih, ft rustam/mataradar.com

Adalah menjadi kebanggan tersendiri ketika salah satu program fisik dapat diselesaikan melalui program TMMD diantaranya pembuatan tambatan perahu yang berukuran 37 x 2 meter,

Jembatan tersebut diresmikan langsung oleh Kasdam XVIII/Kasuari, Birgjend.TNI. Dadi Sumbowo, didampingi Kasrem 181/PVT Sorong, Dandim 1803/Fakfak, Letkol Inf. Yatiman, serta seluruh Masyarakat kampung Werpigan, Distrik Wartutin, Kabupaten Fakfak,

Kasdam XVIII/Kasuari didampingi Dandim 1803/Fakfak beserta masyarakat saat bernajak menuju jembatan merah putih yang baru diresmikan, ft rustam/mataradar.com
Kasdam XVIII/Kasuari didampingi Dandim 1803/Fakfak beserta masyarakat saat bernajak menuju jembatan merah putih yang baru diresmikan, ft rustam/mataradar.com

Sebelum proses peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kasdam XVIII/Kasuari, masyarakat setempat mengundang Kasdam dan rombongan mengikuti prosesi adat sebagai tradisi para leluhur mereka hingga saat ini,

Kasdam XVIII/Kasuari dan rombongan termasuk peserta TMMD yang dipimpin Dandim 1803/Fakfak sempat meneteskan air mata ditengah prosesi adat tersebut, pasalnya masyarakat sekitar melihat hasil TMMD dan terharu lalu menangis hingga membuat prajurit berpangkat Brigjend ini ikut menangis, selain itu.

Kasdam XVIII/Kasuari dan masyarakat saat berada diujung jembatan merah putih usai diresmikan ft rustam/mataradar.com
Kasdam XVIII/Kasuari dan masyarakat saat berada diujung jembatan merah putih usai diresmikan ft rustam/mataradar.com

Suasana menjadi hening ketika semua orang mendengar pembacaan puisi yang dibacakan oleh Mega Thofir dan Amirudin Patiran, dengan judul “TNI dan Rakyat Bersatu”,

Isak tangis pecah ditengah prosesi adat peresmian jembatan merah putih tersebut oleh seluruh tamu undangan yang hadir, baik Kasdam XVIII/Kasuari, Kasrem 181/PVT Sorong, Dandim, Kepala Kampung beserta seluruh anggota TMMD yang hadir mengikuti prosesi adat peresmian jembatan itu,

Pj. Kepala Kampung Werpigan, Salis Thofir, ft rustam/mataradar.com
Pj. Kepala Kampung Werpigan, Salis Thofir, ft rustam/mataradar.com

Begini bait puisi yang dibacakan sebagai selingan menjelang peresmian jembatan merah putih kampung werpigan, :

“Diawali dari perkenalan, Tersusun menjadi keakraban, Mengisi hari hari penuh makna, Terjalin persahabatan antara kita.

Bagiku engkau adalah jiwaku, Senyummu adalah semangatku, Semangatmu adalah kekuatanku, Simpatmu adalah nafasku. 

Pagiku cerah dengan tawamu, Siangku indah tak pernah kelabu, Malamku hangat dengan candamu, Mimpiku indah karenamu. 

Waktu berlalu, Begitu engkau pergi, Dan tak mampuku menahamu, Rasa kegembiraan yang kurasakan saat ini, Tak dapat ku pendam kesedihanku, Kini semua hanya tinggal kenangan. 

Tak dapat yang kuberikan kepadamu, Wahai saudaraku, Hanya seuntaian do`a yang kupanjatkan, Disitulah tersisip namamu, Engkau akan kunenang, Jasamu tak terlupakan. 

Diakhir dari curahan hatiku ini, Hanya ingin ku ucapkan, Wahai prajurti ku, Leluhur akan menjagamu, Negara akan menjunjungmu, Dan kemai mencintaimu” 

Pejabat Kepala Kampung Werpigan, Salis Thofir yang berhasil diwawancarai media mataradar.com, Kamis, (31/10) mengatakan, selama pelaksanaan kegiatan TMMD di kampung Werpigan, baginya bersama masyarakat sangat merasakan manfaat, karena dengan TMMD telah memberikan hasil yang terbaik bagi masyarakat setempat.

Terlihat setelah diresmikan, Jembatan Merah Putih dipadati masyarakat kampung werpigan, ft rustam/mataradar.com
Terlihat setelah diresmikan, Jembatan Merah Putih dipadati masyarakat kampung werpigan, ft rustam/mataradar.com

“Walaupun partisipasi masyarakat kampung sekitarnya terhadap pelaksanaan kegiatan TMMD tersebut cukup tinggi, kami merasa bangga dan merasa terbantu sekali dari kegiatan TMMD yang dilaksanakan oleh bapak-bapak dari TNI-AD (Kodim 1803/Fakfak-red), sebab kegiatan fisik yang begitu berat dan banyak mereka bisa selesaikan dalam waktu 1 bulan, ini yang menurut kami bahwa tidak bisa kami lupakan jasa mereka”, Ucap Pejabat Kepala Kampung, Salis Thofir.

Melihat berbagai hasil yang dicapai melalui kegiatan TMMD tersebut, Pejabat Kepala Kampung mengungkapkan bahwa dirinya mewakili masyarakat sangat merasa puas terhadap hasil TMMD saat ini, dan menyampaikan banyak terima kasih, kepada Dandim dan seluruh anggota Kodim 1803/Fakfak,

Peresmian Jembatan tersebut yang diberi nama Jembatan Merah Putih Kampung Werpigan, hasil program TMMD Ke – 106 Tahun 2019, selanjutnya Kasdam XVIII/Kasuari, didampingi Kasrem 181/PVT Sorong, Dandim 1803/Fakfak, Kasdim 1803/Fakfak, peserta TMMD Ke- 106 bersama seluruh masyarakat kampung werpigan menikmati jembatan tersebut hingga foto bersama, (ret)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close