KPK Mulai Merangkak ke Kampung, Bupati Fakfak : Jangan Seliweran Dengan Uang Rakyat

Mataradar.com / Fakfak – Bupati Fakfak DR Mohammad Uswanas, M.Si mengingatkan kepada kepala kampung, kepala kelurahan, dan kepala distrik agar tidak main-main dalam penggunaan dana yang dikucurkan pemerintah setiap tahun,

Hal itu disampaikan bupati fakfak setelah melantik 6 kepala kampung, Senin (4/11) di gedung Witnder Tuare Fakfak, menurutnya, dana kampung saat ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi,

Bupati mengingatkan agar aparat kampung harus memperhatikan benar sistim pengelolaan dana tersebut di masing-masing kampung, Warning Bupati Fakfak kepada kepala kampung.

Prosesi Pelantik 6 Kepala Kampung oleh Bupati Fakfak, ft rustam/mataradar.com
Prosesi Pelantik 6 Kepala Kampung oleh Bupati Fakfak, ft rustam/mataradar.com

Dikatakan, jika KPK turun tangan dan lakukan pengawasan terhadap dana kampung maka bupati pun tidak punya kewenangan untuk membatasai mereka, sebab itu, sebelum terjadi, bupati ingatkan untuk penggunaan dana negara ini secara baik sesuai prosedur ketentuan hukum yang berlaku dalam peruntukanya,

Dia menyoroti sejumlah kepala kampung yang setiap saat terimah pencairan dana kampung mereka harus keliaran di Kota hingga sebagian uang itu habis baru melaporkan kepada masyarakat,

Dia minta kepala kampung sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah kabupaten di kampung harus melaksanakan tugas secara baik dan benar,

“Kepala kampung itu tempat tinggal di kampung, bukan kepala kampung tapi bertempat tinggal di Kota, kalau bicara dedikasi dan loyalitas maka harus konsekuen terhadap aturan yang ada”, Pesan Ketua DPD Golkar Fakfak itu,

Membaca Pakta Integritas, Bupati Ingatkan, Kepala Kampung jangan seliweran di Kota menggunakan dana rakyat, ft rustam/mataradar.com
Membaca Pakta Integritas, Bupati Ingatkan, Kepala Kampung jangan seliweran di Kota menggunakan dana rakyat, ft rustam/mataradar.com

Kepala Kampung Jangan Seliweran di Kota,

Kepala Kampung yang ada di Kabupaten Fakfak diminta untuk tidak seliweran di Kota, jika diangkat dan dilantik sebagai kepala kampung itu untuk urus kampung, bukan dilantik sebagai kepala kampung untuk menjadi kepala kota,

Pemerintah Daerah, Provinsi dan Kabupaten / Kota di papua Barat beberapa bulan lalu membahas dana kampung bersama KPK selama kurang lebih dua hari, karena itu aparat kampung dalam penggunaan dana itu jangan sesuka hati, karena KPK sudah mauli merangkak ke kampung-kampung,

6 Kepala Kampung yang baru dilantik sudah kantongi SK mereka yang diserhkan langsung oleh bupati fakfak, ft rustam/mataradar.com
6 Kepala Kampung yang baru dilantik sudah kantongi SK mereka yang diserhkan langsung oleh bupati fakfak, ft rustam/mataradar.com

Tugas KPK dalam hal pemberantasan tindak pidana korupsi, tahun 2020 akan melakukan monitoring dan evaluasi di Kabupaten Fakfak-Papua Barat, olehnya itu,

Bupati minta Kepala Kampung jangan menggunakan dana kampung untuk seliweran di Kota, dana tersebut tiap tahun naik cukup fantastis tinggi, sehingga kalau tidak gunakan tepat sasaran maka pasti berurusan dengan aparat hukum.

Foto bersama 6 Kepala Kampung yang baru dilantik dengan Bupati Fakfak didampingi Sekda di Winder Tuare, ft rustam/mataradar.com
Foto bersama 6 Kepala Kampung yang baru dilantik dengan Bupati Fakfak didampingi Sekda di Winder Tuare, ft rustam/mataradar.com

“Hati-hati, KPK ini tidak pandang bulu (Kau siapa-red), mau kau kutumbuni ka (Bapak-bapak), dong (KPK-red) Tara (Tidak-red) pusing, Kalau macam-macam dengan dana kampung silahkan berurusan dengan KPK”, Terang Bupati.

Sebelumnya, bupati fakfak melantik 6 kepala kampung secara serentak adalah, Kepala kampung Tanama, Hasan Namudat, Kepala Kampung Goras, Samsudin Napitupulu, Kepala Kampung Puar, Yakob Bahamba, Kepala Kampung US Zakarias Iha, Kepala Kampung Kayauni, Sadrak Pebeherot, dan Kepala Kampung Homorkokma, Thomas Hindom,

Selain melantik 6 Kepala Kampung, Bupati juga melantik kurang lebih ratusan Ketua dan Sekretaris Baperkam, menurut Bupati,

Baperkam adalah DPR nya masyarakat Kampung, karena itu harus mengawasi pelaksanaan kegiatan kepala kampung dan aparatnya untuk bekerja sesuai aturan,

Usai mengikuti acara pelantikan, selain 6 kepala kampung dan ratusan Ketua dan Sekretaris Baperkam, juga Kepala Distrik dan Lurah mengikuti pelatihan pengelolaan barang dan jasa, (ret)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close