Senin , Januari 27 2020
Home / Headline / Undang – Undang Otsus Berkahir, Gubernur Papua Barat : Dananya Harus Terus Bergulir

Undang – Undang Otsus Berkahir, Gubernur Papua Barat : Dananya Harus Terus Bergulir

Mataradar.com / Fakfak – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan Pemerintah Pusat kucurkan Dana Otsus tiap tahun yang nilainya Triliunan Rupiah ke Tanah Papua berdasarkan ketentuan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tujuan untuk mensejahterakan masayarkat di Tanah Papua,

“Khusus untuk Provinsi Papua Barat sepanjang Tahun 2009 – 2019 menerima Dana Khusus Transfer Insfrastruktur sebesar Rp. 20 Triliun lebih, dan untuk dana lainya sebesar Rp. 8 Triliun lebih sepanjang tahun 2008-2018”, Terang Gubernur Papua Barat.

Alokasi Dana tersebut yang nilainya mencapai puluhan triliunan lebih itu diperuntukan untuk kesejhateraan masyarakat papua di Tanah Papua – Papua Barat,

“Alokasi dana tersebut ditujukan untuk mengejar ketertinggalan pembangunan khususnya dibidang pendidikan,Kesehatan, Ekonomi Kerakyatan, dan Afirmasi Exent,

Sedangkan DTI diperuntukkan untuk meningkatkan Infrastruktur dan konektifitas perhubungan antara daerah di wilayah provinsi papua barat”, Urai Gubernur Papua Barat, Senin, (25/11) kemarin,

Lanjut dikatakan Gubernur dalam sambutan tertulisnya walaupun dana tersebut dinilai cukup besar oleh pemerintah pusat, namun jika dinilai dari aspek kebutuhan,

Diakhir kunjungan, Gubernur Papua Barat ramaikan Anjungan pameran fakfak dengan menikmati Sirup dan Agar-agar produk lokal Fakfak, ft rustam/mataradar.com
Diakhir kunjungan, Gubernur Papua Barat dan rombongan ramaikan Anjungan pameran fakfak dengan menikmati Sirup dan Agar-agar pala produk lokal Fakfak, ft rustam/mataradar.com

Untuk mengejar ketertinggalan dan mahalnya biaya pembangunan di wilayah papua barat tentunya besaran dana dimaksud dirasa masih belum optimal, Ungkap Gubernur di Gedung Sasana Karya Teluk Wondama, (25/11) kemarin.

Pertanyaanya, Provinsi Papua Barat telah memasuki Tahun Ke – 11 yang masih tersisa dua tahun lagi dalam penggunaan Dana Otsus, Sejauhmana dampak pemanfaatan dana Otsus tersebut untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Papua Barat dan secara khusus bagi Orang Asli papua ?

Menurut Gubernur Papua Barat, Progres terhadap realisasi penggunaan Dana Otsus yang telah disalurkan berdampak pada adanya peningkatan angka partisipasi sekolah, pembangunan gedung sekolah, penambahan infrstruktur kesehatan dan tenaga medis, serta penurunan prosentase penduduk miskin walaupun belum maksimal dibandingkan daerah lain di Indoensia,

Gubernur mengingatkan kepada semua pihak bahwa Alokasi Dana Otsus akan segera berakhir pada Tahun 2021 mendatang,

Namun undang-undang Otsus belum berakhir oleh karena itu Gubernur Papua Barat meminta kepada semua Bupati/Walikota Se- Papua Barat bersepakat mengusulkan ke pemerintah pusat agar memperpanjang dana otsus di tahun 2022 dan setersunya,

Selain itu meminta pemerintah pusat mengalokasikan dana otsus setara 2% dari Dana Alokasi Umum (DAU) Nasional pada provinsi papua barat terpisah dari provinsi papua mengingat provinsi dan Kabupaten/Kota sangat ketergantungan pada dana transfer dari pusat, Ajak Gubernur Mandacan

“Secara Khusus Pemerintah Provinsi Papua – Papua Barat masih sangat mengharapkan transferan dana khusus dari pusat untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di segala aspek untuk mewujudkan masyarakat papua barat yang aman, sejahtera dan bermartabat setara dengan masyarakat nusantara lainya”, Harap Gub. Papua Barat, (ret)

Check Also

Bakal Calon Bupati Fakfak Drs Ec. Solaeman Uswanas, M.Si dan Bakal Calon Wakil Bupati Fakfak Hermanus Kerryanto Foto (Rustam Rettob/mataradar.com)

Pasangan “SUCI” Deklarasi Adat Direstui Raja Fatagar Untuk Maju Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak

Mataradar.com / Fakfak – Satu lagi pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *