Senin , Januari 27 2020
Home / Headline / Kecewa…!Pameran Otsus Tahun 2019 Berkahir Tanpa Hasil, Gubernur Papua Barat Harus Bertanggung Jawab,

Kecewa…!Pameran Otsus Tahun 2019 Berkahir Tanpa Hasil, Gubernur Papua Barat Harus Bertanggung Jawab,

Mataradar.com / Fakfak – Pelaksanaan Pameran Otsus yang berlangsung sejak 25 – 27 November 2019 di Kabupaten Teluk Wondama – Provinsi Papua Barat menyisahkan rasa kekecewaan yang cukup mendalam dialami oleh peserta yang hadir dari berbagai Kabupaten / Kota di Papua Barat diakhir penutupan, Rabu, (27/11) kemarin.

Kegiatan Tahunan yang dikhsususkan menampilkan progress dan evaluasi terhadap penggunaan dana otsus di tanah papua khususnya di peovinsi papua barat di Kabupaten Teluk Wondama tidak biasanya seperti yang dilaksanakan di beberapa Kabupaten/Kota selama ini,

Mereka diakhir pelaksanaan pameran ini pasti mengumumkan pameran terbaik dan juara secara berjenjang, baik dinilia dari sisi pemaparan data bahkan produk yang dibebankan ke Dana Otsus, serta Stand Pameran terbaik,

Walaupun criteria tersebut sekedar penilaian panitia dan untuk memotivasi setiap peserta juga sebagai indikator penentuan tuan rumah pameran otsus berikutnya, namun hal ini tidak dilakukan oleh pemerintah maupun panitia pameran otsus di Kabupaten Teluk Wondama – Provinsi Papua Barat.

Rasa kekecewaan ini muncul dari beragam peserta di Kabupaten/Kota yang hadir ketika salah seorang MC saat memandu acara ini mengumumkan bahwa pameran otsus ini tidak bisa diumumkan hasil / juara disebabkan karena ada kendala tekhnis yang dialami oleh Panitia Pameran Otsus di Kabupaten Teluk Wondama.

Alasan tersebut dinilai hanya rekayasa panitia dan pemerintah sebab pelaksanaan pamrean otsus di kabupaten teluk wondama direncanakan sejak tahun 2018 kemarin, namun diminta untuk ditunda hingga pelaksanaanya baru berlangsung tahun 2019,

Jika dilihat dari interval waktu yang ada maka sesungguhnya panitia tidak pantas harus menyampaikan alasan ketidakesiapan, kendala tekhnis dan lain sebagainya sehingga tidak rampung hasil penilaian anjungan/stand pameran terbaik untuk diumumkan pada puncak penutupan pameran yang bernilai milyaran rupiah ini,

Justru yang diumumkan malam penutupan tersebut (27/11) kemarin adalah hasil olahan tepung dan beberapa karya dari sejumlah Kabupaten di papua barat, hal ini juga semakin mengganaskan peserta yang lain sehingga mereka minta Gubernur Papua Barat harus bertanggung jawab dan dapat mengevaluasikan kembali panitia pameran otsus tahun 2019 di Kabupaten Teluk Wondama,

Bahkan melalui panggung tersebut panitia provinsi maupun Kabupaten tidak mengumumkan rencana pameran tahun 2020 dilaksanakan di kabupaten/kota mana, mereka tidak sampaikan, senada saat acara penutupan kemarin, banyak peserta asal Kabupaten/Kota di papua barat mengancam tidak akan ikut kegiatan pameran tahun berikutnya,

Kepala Biro Administrasi Umum dan Pelaksanaan Otonomi Khusus Provinsi Papua Barat menyampaikan permohonan maaf Gubernur Papua Barat kepada seluruh peserta yang mengikuti pameran otsus tahun 2019 ini selama 3 hari di Kabupaten Teluk Wondama – provinsi papua barat,

Kepala Biro Adum & Pelaksanaan Otonomi Khusus Abner Singgir, saat berada diatas mimbar utama panitia dan dihadapan Bupati Teluk Wondama maupun ratusan masyarakat juga para peserta pameran otsus tahun 2019 mengaku pihaknya tidak menerima hasil penilaian apapun berkaitan dengan pelaksanaan pameran otsus dari panitia,

Dia mewakili Gubernur Papua Barat menjelaskan bahwa kegiatan selevel provinsi papua barat ini harus direncanakan lebih matang baik di biro pelaksanaan otonomi khusus maupun Kabupaten tuan rumah (Teluk Wondama-red) bahkan panitia sekalipun,

Karena masa transisi kepemimpinan Kepala Biro Administrasi Umum dan Pelaksanaan Otonomi Khusus itu katanya sangat keterbatasan anggaran yang dapat digunakan dalam pelaksanaan kegiatan dimaksud,

Menyoal hasil penilaian yang tidak bisa diumumkan, Gubernur Papua Barat yang diwakili oleh Kepala Biro Adum dan Pelaksanaan Otonimi Khusus dirinya tidak tau, apakah panitia bekerja atau tidak, sampai saat dia memberikan penjelasan tidak mendapatkan informasi apapun dari panitia kabupaten teluk wondama, bahkan staf biro Adum & Pelaksanaan Otsus juga tinggalkan Wondama ke Manokwari sebelum berlangsungnya penutupan acara yang dibuka Gubernur Papua Barat ini,

Pernyataan Gubernur Papua Barat yang diwakili Kepala Biro Administrasi Umum dan Pelaksanaan Otonomi Khusus itu membandingkan Pelaksanaan Pameran Otsus di Kabupaten Sorong yang nilai anggaranya cukup besar, sementara di Kabupaten Teluk Wondama Tahun 2019 nilai anggaran cukup kecil jumlah sekitar 1 Miliyar lebih, menurut dia salah satu kendala sehingga panitia bekerja tidak maksimal

“Semestinya kegiatan pameran ini sudah direncanakan dan didukung dengan dana yang besar, tapi ini (Kabupaten Teluk Wondama – red) sangat minis, saya katakan diatas dua miliyard juga tidak, sorong kemarin tiga milyard juga masih kekurangan, yang ini hanya 1 miliyar”, Keluh Gubernur Papua Barat diwakili Kabiro Adum dan Pelaksana Otsus, (26/11),

Dia tekankan bahwa kekurangan ini menjadi evaluasi untuk kegiatan tahun depan dan harus didukung oleh dana yang memadai, Janji Gubernur Papua Barat yang diwakili Kepala Biro Administrasi Umum & Pelaksanaan Otonomi Khusus,

Pantauan mataradar.com saat penutupan rabu, (27/11) kemarin peserta yang datang dari 3 Kabupaten bersepakat untuk tidak mengikuti Pameran berikutnya yang menurut Informasi dilaksanakan di Kabupaten Teluk Bintuni, sepanjang Gubernur Papua Barat tidak mengevaluasi kegiatan berbasis Otonomi Khusus itu,

Ketiga orang yang tidak mau namanya diberitakan dan asal kabupaten mereka, diharapkan untuk kegiatan Pamrean seperti ini kedepan harus diumumkan hasilnya, siapa Juara I, II, dan Juara III, termasuk tuan rumah tahun berikutnya juga harus disampaikan saat malam penutupan, (ret)

Check Also

Bakal Calon Bupati Fakfak Drs Ec. Solaeman Uswanas, M.Si dan Bakal Calon Wakil Bupati Fakfak Hermanus Kerryanto Foto (Rustam Rettob/mataradar.com)

Pasangan “SUCI” Deklarasi Adat Direstui Raja Fatagar Untuk Maju Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak

Mataradar.com / Fakfak – Satu lagi pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *