Minggu , Januari 26 2020
Home / Hukum & Kriminal / Aparat Kampung dan Salah Seorang Guru dari Kab. Teluk Bintuni Turut Diperiksa Sat Reskrim Polres Fakfak,

Aparat Kampung dan Salah Seorang Guru dari Kab. Teluk Bintuni Turut Diperiksa Sat Reskrim Polres Fakfak,

Mataradar.com / Fakfak – Kapolres Fakfak AKBP Ary Nyoto Setiawan dan Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Yatiman sangat menyayangkan dari puluhan orang yang diamankan dan dilakukan pemeriksaan oleh Sat Reskrim Polres Fakfak muncul nama seorang Kepala Kampung dan Sekretaris Kampung serta salah seorang Guru dari Kabupaten Fakfak Bintuni,

Keduanya senada dalam keterangan Pers Minggu, (1/12) tadi dihalaman mako Polres Fakfak dengan adanya keterlibatan aparat kampung tersebut dan menurut laporan yang disampaikan Kasat Reskrim Polres Fakfak dari belasan juta dana uang yang berhasil diamankan polisi tercium dana tersebut diambil dari sumber dana kampung,

Kapolres Fakfak mengatakan, seharusnya sebagai aparat kampung tidak mestinya terlibat dalam tindakan seperti oknum kepala kampung dan sekretarisnya yang kini telah diamankan Satuan Reserse dan Kriminal Polres Fakfak itu,

“Bagaimana bisa kelompok ini tidak bisa bergerak kalau asupan dana saja diduga menggunakan dana kampung, sayang dong, ya, tapi apapun caranya dan siapapun orang, semua orang tetap sama dihadapan hukum, kita tetap ambil tindakan hukum”, Tegas Pak Ary, Sapaan Kapolres Fakfak.

Senada dengan Kapolres Fakfak, Dandim 1803/Fakfak 1803/Fakfak Letkol. Inf. Yatiman meminta kepada aparat kampung lainya di kabupaten fakfak agar tidak mencontohi kepala kampung dan sekretaris yang kini diamankan polres fakfak akibat diduga terlibat merencanakan tindakan melawan hukum,

Kapolres Fakfak, AKBP. Ary Nyoto Setiawan, S.IK, MH, Dandim 1803 Fakfak, Letkol. Inf. Yatiman, Waka Polres. Ilhamsyah, Dan Sub Den POM Fakfak dan Kasat. Iltelkam Polres Fakfak, IPTU. Ilham, di Mako Polres Fakfak memberikan keterangan perss atas penagkapan 54 orang pengibar bendera BK di Fakfak dan Pembawa Sajam Pada 1 Desember 2019. ft rustam/mataradar.com
Kapolres Fakfak, AKBP. Ary Nyoto Setiawan, S.IK, MH, Dandim 1803 Fakfak, Letkol. Inf. Yatiman, Waka Polres. Ilhamsyah, Dan Sub Den POM Fakfak dan Kasat. Iltelkam Polres Fakfak, IPTU. Ilham, di Mako Polres Fakfak memberikan keterangan perss atas penagkapan 54 orang pengibar bendera BK di Fakfak dan Pembawa Sajam Pada 1 Desember 2019. ft rustam/mataradar.com

“Mereka salah bertindak, apalagi diduga memfasilitasi tindakan yang sengaja merongrong keutuhan NKRI, ya proses aja, ngapain, apalagi sampai gunakan dana kampung belasan juta, itu uang rakyat lho”, Ucap Dandim saat berada di mako Polres Fakfak, minggu (1/12) malam tdi,

Karena dengan diamankanya aparat Kampung tersebut, terlihat semalam Kepala Distrik Kramomongga Engelbertus Gewab bertandang ke Polres Fakfak, niatnya untuk mengecek keberadaan warga yang diduga terlibat dalam tindakan perencanaan mengibarkan bendera bintang kejora di Kantor Bupati Fakfak,

Polisi melayani kedatangan orang nomor satu di Distrik Kramomongga tersebut, setelah diperlihatkan barang bukti, dia akhirnya mundur dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas masalah tersebut, Pak Gewab sapaan Engelbertus Gewab akhirnya meninggalkan Mako Polres Fakfak sekira pukul 23.30 Wit,

Dandim 1803/Fakfak karena sehari sebelumnya Keluarga besar Kodim 1803/Fakfak menggelar kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan di Distrik Kramomongga, namun dari puluhan orang yang ditangkap dari Kramomongga Dandim memastikan tidak ada muka-muka yang mengikuti sosilisasi kebangsaan saat itu,

Selain terlibat oknum aparat kampung, Kepala Kampung dan Sekretarisnya, salah satu orang yang beridentitas sebagai guru di Kabupaten teluk Bintuni juga turut diamankan minggu, (1/12) malam,

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum mengungkapkan pekerjaan lengkap oknum guru dari Bintuni itu, kasus ini masih terus dikembangkan hingga masuk ke ranah hukum, (ret)

Check Also

Aksi pembagian stiker oleh kejaksaan negeri fakfak belum lama ini, ft rustam/mataradar.com

Tiga Bekas Wakil Rakyat Tersangka, Noda Korupsi di Gedung DPRD Fakfak.

Mataradar.com / Fakfak – Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Korupsi (Pidsus) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *