Senin , Januari 27 2020
Home / Hukum & Kriminal / BPMP Apresiasi Langkah TNI/Polri Berantas Kelompok Terduga TPNPB di Fakfak,

BPMP Apresiasi Langkah TNI/Polri Berantas Kelompok Terduga TPNPB di Fakfak,

Mataradar.com / Fakfak – Masyarakat Kabupaten Fakfak sangat mendukung dan merespon positif terhadap langkah yang dilakukan oleh Kapolres Fakfak, Dandim 1803/Fakfak dan anggotanya, serta BKO Brimob yang kini masih bertugas di Fakfak atas tindakan pemberantasan terhadap sekelompok orang yang terduga Kelompok TPNPB yang sengaja merongrong kenyamanan masyarakat beberapa waktu lalu,

Mereka dengan terpaksa diamankan oleh aparat gabungan TNI/Polri karena membuat kesepakatan dan perencanaan untuk membentengi diri mereka berupa senjata tajam serta mengancam akan menaikan lambang Bendera Bintang Kejora di halaman Kantor Bupati Fakfak, tutur Kapolres didampingi dandim 1803/Fakfak saat itu,

Ketika aparat Gabungan TNI/Polri diback-up BKO Brimob saat berada di lokasi dimana pusat pengendali kelompok terduga TPNPB ini, mereka sempat menghadang aparat dengan menggunakan alat senjata tajam bahkan ada dua unit senjata rakitan saat ini dimanakan pihak kepolisian polres fakfak,

Atas sikap yang dianggap sangat mengancam nyawa aparat gabungan TNI/Polri ini juga, termasuk membuat kenyaman masyarakat terganggu, aparat akhirnya bertindak secara tegas dengan berupayah menguasai posko kendali kelompok terduga TPNPB tersebut sehingga lambang bendera bintang kejora, puluhan senjata tajam bahkan dana kampung puluhan juta berhasil disita dan diamankan oleh polisi,

Barang bukti berupa senjata tajam yang dugunakan oleh kelompok terduga TPNPB saat menghadang aparat dilokasi kumpul mereka saat itu,
Barang bukti berupa senjata tajam yang dugunakan oleh kelompok terduga TPNPB saat menghadang aparat dilokasi kumpul mereka saat itu,

Syukur Weripih Tokoh Masyarakat asal Kampung Tanama, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak – Papua Barat ditemui wartawan, rabu, (4/12) siang dikediamanya menegaskan Barisan Pembela Merah Putih bersedia membantu aparat keamanan TNI/Polri di wilayah Kota Fakfak,

Ditanya mengenai tindakan aparat TNI/Polri yang mengamankan 54 orang tersebut di kini 23 orang ditetapkanya sebagai tersangka, apakah sudah melalui prosedur hukum yang berlaku atau belum, ?

Weripih dengan tegas mengatakan terkait dengan proses diamankanya 54 orang dan telah ditetapkan 23 lainya sebagai tersangka terduga kelompok TPNPB pihaknya merasa bangga karena ini sangat menggangu kenyamanan masyarakat di Kabupaten Fakfak, dan langkah aparat gabungan TNI/Polri sangat tepat

“Kami merasa bangga atas penangkapan sekelompok orang tersebut dan menurut kami aparat sudah bekerja sudah sesuai aturan, dan Kapolres Fakfak harus berikan tindakan hukum kepada mereka”, Terang Weripih.

Barang bukti berupa senjata tajam yang dugunakan oleh kelompok terduga TPNPB saat menghadang aparat dilokasi kumpul mereka saat itu,
Barang bukti berupa senjata tajam yang dugunakan oleh kelompok terduga TPNPB saat menghadang aparat dilokasi kumpul mereka saat itu,

Menurut dia, pihak-pihak yang telah diamankan Sat Reskrim Polres Fakfak saat ini diduga melakukan tindakan dan kesalahan yang sangat fatal, karena mengganggu keamanan di Wilayah hukum Kabupaten Fakfak,

“Untuk tindakan yang dilakukan oleh Polres Fakfak ini memang sangat betul dan saran kami agar segera ditindak lanjuti (Proses hukum-red)”, Minta Syukur Weripih

Dia meminta kepada seluruh masyarakat kabupaten fakfak agar tidak terpengaruh dengan issue yang disampaikan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk sengaja menbuat kisruh di Kabupaten Fakfak,

Kasat Reskrim Polres Fakfak Misbachul MUnir mengatakan sejak proses pemeriksaan dilakukan dan untuk 54 orang yang telah dimintai keterangan, terdapat 23 orang ditetapkan tersangka, sisanya dipulangkan, bahkan ada anak kecil juga ikut dalam kelompok terduga TPNPB tersebut, (ret)

Check Also

Aksi pembagian stiker oleh kejaksaan negeri fakfak belum lama ini, ft rustam/mataradar.com

Tiga Bekas Wakil Rakyat Tersangka, Noda Korupsi di Gedung DPRD Fakfak.

Mataradar.com / Fakfak – Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Korupsi (Pidsus) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *