Thursday , March 12 2020
Home / Hukum & Kriminal / Oknum Kepala Kampung Ditersangkakan Terlibat Tindakan Makar, Bupati Fakfak Disurati.

Oknum Kepala Kampung Ditersangkakan Terlibat Tindakan Makar, Bupati Fakfak Disurati.

Mataradar.com / Fakfak – Satu dari 23 orang tersangka dugaan tindak kejahatan makar 1 Desember 2019 memiliki status sebagai Kepala Kampung di Wilayah Distrik Kramomongga,Kabupaten Fakfak – Papua Barat, selain dia, ada juga sekretaris kampungnya,

Tersangka Kepala Kampung dan ada juga Sekretaris Kampung keduanya masuk dalam jeratan proses hukum dugaan tindakan makar yang dilakukan seperti merencanakan pengibaran bendera bintang kejora dan menggunakan senjata tajam dengan mengancam akan menghadang aparat jika aparat membatalkan rencana mereka kibarkan bendera bintang kejora dipusat kota fakfak,

Atas perlakuan tersebut Kepala Kampung dan Sekretarisnya dijerat oleh aparat, setelah proses pemeriksaan dan penyitaan barang bukti, dari dalam tas oknum kepala kampung bertuliskan SISKEUDES.

Tas berwarna hitam ini berisikan 1 buah parang tajam, 1 buah bendera bintang kejora, dan 1 buah flasdish putih berkapasitas 8GB, serta 2 lembar surat pencairan dana kampung,

Hal yang mengejutkan penyidik polres fakfak, tas yang bertuliskan SISKEUDES berwarna hitam itu berisikan uang tunai Rp. 82 Juta, 850. Ribu

Dari pengakuan tersangka Rp. 12 Juta 850 Ribu merupakan iuran anggota TPNPB, sedangkan Rp. 70 Juta lainya dengan pecahan Rp. 100.000 belum diketahui sumbernya,

Satuan Reserse dan Kriminal saat ini menduga dana dengan puluhan juta tersebut merupakan uang rakyat alias dana kampung karena ada surat pencairan dana kampung, semoga dana kampung tidak disalahgunakan oleh aparat kampung di Fakfak,

Kapolres melalui Kasat Reskrim Polres Fakfak, AKP Misbachul Munir, mengatakan dengan ditetapkanya 23 orang tersangka, 1 orang diantaranya kepala kampung dan 1 orang lainya sekretaris kampung, polisi telah menyurati Bupati Fakfak meminta kepala kampung yang bersangkutan diberhentikan dari jabatanya,

“Kami sudah melayangkan surat ke Bupati Fakfak meminta kepala kampung dan sekretarisnya diberhentikan dari jabatanya”, Tukas Kasat Reskrim Polres Fakfak,

Kepala Kampung dan Sekretarisnya yang ditetapkan tersangka dari Kampung Pikpik, Polisi sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan soal dana kampung yang berhasil disitia,

Mengenai dana puluhan juta, Kasat Reskrim menduga Rp. 70 Juta dana tunai tersebut diduga bersumber dari dana kampung karena selain barang bukti yang disita, ada 2 lembar surat pencairan dana kampung,

“Kami menduga Rp. 70 Juta yang disita penyidik bersumber dari dana kampung karena ada berkas surat pencairan dana kampung”, Ungkap Kasat Reskrim, (ret)

Check Also

Aksi pembagian stiker oleh kejaksaan negeri fakfak belum lama ini, ft rustam/mataradar.com

Tiga Bekas Wakil Rakyat Tersangka, Noda Korupsi di Gedung DPRD Fakfak.

Mataradar.com / Fakfak – Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Korupsi (Pidsus) ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *