Selasa , Januari 14 2020
Home / Headline / Alasan “Pace Nanang” Memutuskan Berpasangan Dengan “Pak Itjong” di Pemilukada Fakfak.

Alasan “Pace Nanang” Memutuskan Berpasangan Dengan “Pak Itjong” di Pemilukada Fakfak.

Mataradar.com / Fakfak – Banyak pihak bertanya – tanya, apa alasan Pace Nanang (Sapaan Solaeman Uswanas-red) harus jatuh cinta dan memilih Hermanus Keryanto (Ongko Itjong-red) sebagai pasangan Bakal Calon Wakil Bupati Fakfak pada pemilukada Tahun 2020 ini ?

Keponya banyak pihak soal keputusan Nanang Uswanas ke Ongko Itjong akhirnya terjawab sudah melalui deklarasi adat yang terjadi minggu, (5/1) kemarin di kediama Raja Fatagar di Kabupaten Fakfak, Kompleks Pantai Raja, antara pasangan bakal Calon Bupati Nanang Uswanas dan Bakal Calon Wakil Bupatinya Ongko Itjong,

Nanang, kata dia dalam deklarasi bersama bakal pasangan calon Wakil Bupatinya, Hermanus Kerryanto yang akrab dengan panggilan Itjong, mengatakan, alasan mengambil pasangan bakal wakilnya ini, dengan melihat perjalanan sejarah petuanan Raja Fatagar yang pernah mengangkat salah seorang warga Tiong Hoa di Kabupaten Fakfak dengan jabatan Kapitan.

“Saya (Sulaemana Uswanas-red) memilih ongko Itjong sebagai bakal calon Wakil mempunyai alasan tersendiri dengan melihat sejarah petuanan Fatagar, dimana Raja Fatagar pernah mengangkat salah satu warga Fakfak keturunan Tiong Hoa dengan jabatan Mayor”, tegas Sulaeman Uswanas yang akrab dengan sapaan Nanang.

Memilih Hermanus Kerryanto sebagai  bakal calon Wakil Bupati yang mewakili saudara – saudara warga Fakfak keturunan China merupakan sejarah baru pesta demokrasi di Fakfak karena baru pernah terjadi ada putra daerah yang memilih warga keturunan Cina sebagai pasangan bakal calon Wakil Bupati di Fakfak, Ucapnya dihadapan massa pendukung

Lebih lanjut bakal calon Bupati Sulaeman Uswanas, mengatakan, untuk maju di Pilkada Fakfak 2020, dirinya menggandeng Hermanus Kerryanto, sebagai bakal calon Wakil Bupati, sehingga membutuhkan dukungan seluruh keluarga, terlebih masyarakat Kabupaten Fakfak dari karas pulau tiga sampai tomage wamosan,

“Insha Allah kalau saya direstui untuk maju itu karena Allah swt, tetapi tidak lolos dalam proses politik ini juga karena Allah Swt”, Ucap Nanang senada dengan pernyataan Raja Fatagar, “Semua yang calon ini baik buruknya ditentukan oleh Allah Swt, tidak ada manusia yang bisa tentukan nasib umat yang lain”, Tegasnya. (ret)

Check Also

Rebut Posisi Wakil Bupati Fakfak, Pimpinan Yayasan dan Lembaga STKIP Nuuwar Terlibat Politik Praktis

Mataradar.com / Fakfak – Tidak tanggung – tanggung dalam perhelatan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *