Senin , Januari 13 2020
Home / Pemerintahan / Arus Balik Pasca Liburan Tahun 2019, Penumpang Meningkat 1.099 Orang Turun Kaimana.

Arus Balik Pasca Liburan Tahun 2019, Penumpang Meningkat 1.099 Orang Turun Kaimana.

Kaimana – Arus balik Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020 yang menggunakan transportasi Kapal penumpang milik PT PELNI, terhitung sangat signifikan,

Arus balik yang berhasil dikonfirmasi media ini sebanyak 1.099. arus balik ini merupakan yang  kedua setelah sempat KM Tatamailau melayani rute pertama pada 28 Desember 2019, dengan penumpang balik setelah libur Natal di Kota Sorong dan Kabupaten Fakfak – Provinsi Papua Barat..

Arus balik ini merupaka yang terbanyak dalam pengoperasian penambahan rute ekstra yang merupakan kebijakan Kementrian Perhubungan, untuk melayani lonjakan penumpang saat hari libur dimaksud.

“Yang turun ini dari data yang kami peroleh dari setiap pelabuhan maulai dari Jayapura hingga Kaimana ada 1,099 penumpang, hal yg sama juga dengan KM Tatamailau (23/12) lalu dari sorong, fakfak dan Kaimana sekitar 300an,” ujar Kepala Cabang PT PELNI Kaimana Budhi Wibowo, kepada wartwan ditengah kesibukanya mengawasi naik turunnya penumpang di KM tidar yang akan melanjutkan pelayaran ke bagian barat Indonesia.

Arus balik, penumpang dari pelabuhan fakfak tujuan Kaimana, Foto Jack/mataradar.com
Arus balik, penumpang Kapal KM Tidar terlihat padat naik dari pelabuhan fakfak tujuan pelabuhan turun Kaimana, Foto : Jack/mataradar.com

Lonjakan penumpang ini akan kembali normal, kata Kacab PT PELNI Kaimana, Budhi, paling cepat pada akhir bulan januari 2020, dan paling lambat Minggu ke 2 Februari 2020,

“Sekali atau dua kali Trip pelayaran sudah bisa, kan ada Ngapulu, dan Tatamailau,”singkatnya.

Menyoal padatnya penumpang di arus balik dengan arus pergi, menurut Wibowo, tidak ada beda. “Yang Ikut dengan KM Tidar ini kebanyakan anak sekolah dan juga PNS, sebab waktu liburan sudah selesai, dan kalau mau dilihat antara pergi dengan datang sama aja,” Ngakunya,

Menyinggung soal tiket Non sheat, ditambahkan Wibowo, untuk hal itu kemungkinan setelah normal sudah tidak dijual tiket Non Sheat, yang dijual adalah yang memiliki sheat, oleh karena itu masyarakat calon penumpang yang hendak mengunakan jasa transportasi Kapal Pelni diingatkan untuk dapat membeli tiket jau jauh hari,” katanya.(Jack)

Check Also

Kepala BKPM – RI Tak Permasalahkan Investor China Berinvestasi di Indonesia, Termasuk Fakfak

Mataradar.com / Fakfak – Pentingnya investor dalam sebuah negara dan juga daerah, di negara-negara maju ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *