Sunday , March 8 2020
Home / Pemerintahan / IMB Pembangunan Kaimana Tumpang Tindih, Satpol PP Diminta Tertibkan Bangunan Liar
Wakil Bupati Kaimana, Ismail Sirfefa Foto Jack/mataradar.com

IMB Pembangunan Kaimana Tumpang Tindih, Satpol PP Diminta Tertibkan Bangunan Liar

KAIMANA – Wakil Bupati Kaimana Ismail Sirfefa meminta kepada Satpol PP dan Instansi tekhnis terkait agar segera menertibkan bangunan-bangunan yang terlihat sangat mengganggu aktifitas pemerintahan dibidang pengembangan pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Kaimana,

Bangunan yang dimaksudkan Wakil Bupati Kaimana sangat mengganggu aktifitas pembangunan pemerintah seperti toko-toko dan kios serta warung makan dan bangunan tanpa izin lainya yang sampai saat ini letak bangunanya merambah sampai ke jalan raya,

Seharusnya sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku, bangunan – bangunan tersebut yang berada dipinggir jalan Kata Wabup Kaimana, seharusnya berada pada jarak 3 – 5 meter mundur dari jalan raya sehingga tidak mengganggu aktifitas masyarakat umum lainya,

Pernyataan Wakil Bupati Kaimana ini saat menghadiri dan memberikan sambutan pada kegiatan Rapat Koordinasi Tekhnis Satpol PP Setda Kabupaten Kaimana di Hotel Grand papua Kaimana,

“Pengembangan pembanggunan di Kabupaten Kaimana setelah resmi terlepas dari kabupaten induk sejak Tahun 2003 hingga 2019, boleh dikatakan kemajuan pembangunan sangat signifkan, meski demikian kesadaran masyarakat untuk membangun rumah maupun tempat usaha di poros jalan utama tidak mengikuti mekanisme regulasi yang telah ada”, Terang Wakil Bupati

Ironisnya lagi, Lanjut dia, meski pembanggunan rumah dan tempat usaha dilakukan hanya sekitar 2 meter dari badan jalan, itu justru tidak digubris oleh pemerintah daerah dalam hal ini instansi terkait, yang mengherankankan lagi tempat usaha tersebut adalah legal, mendapatkan surat ijin dari instansi terkait.

“Saya kemarin ke kabupaten Teluk Wondama disana penataan kotanya cukup luar biasa dan bagus, tapi disini saya lihat ini ada bangunan yang sudah hampir sedikit lagi masuk di badan jalan, coba nanti Satpol PP dan instansi tekhnis terkait lainya untuk dapat melakukan Pengawasan dan Pengontrolan dan menyurati siapa pemiliknya,

kalau memang tidak diindahkan teguran itu buat surat saja ke kami nanti saya tanda tangan biar diambil langkah tegas, karena bila hal ini tidak secepatnya dibenahi maka akan berdampak bagi semua sektor”, Ujar Wakil Bupati Kaimana,

“Kalau dari sekarang kita tidak mencegah maka kedepan itu akan beresiko dan akan berdampak bagi semua, contoh kasus yang di krooy, dulu kita tidak menegur pemiliknya bahwa kawasan ini dilarang untuk mendirikan banggun, karena memang belum ada perdanya, tetapi sekarang kan sudah ada tinggal ditindak lanjuti saja,” Ungkap dia,

Dengan tidak dilakukan pengawasan dan pengontrolan, maka perencanaan dan penataan pembanggunan kota ini akan amburadul

“kalau kita lihat sekarang saja macam kita ada di desa, padahal ini kabupaten loh, oleh karena itu saya minta Satpol PP Setda Kabupaten Kaimana dan instansi terkait untuk lakukan penindakan sesuai dengan tugas dan fungsinya”harapnya.

Secara terpisah, Kepala Satpol PP, Linmas dan Damkar Kabupaten Kaimana Drs. Ray ratu D Come, mengatakan hal tersebut telah masuk dalam program kerjanya, dan pada Tahun anggaran 2020, akan dilakukan pengawasan dan pongontrolan,

”kemarin karena kita belum ada penyidik, sekarang kita sudah ada penyidik, jadi tahun 2020 itu telah kita masukkan dalam program kerja satpol, dan kami tetap akan berjalan sesuai dengan SOP kita,” tambahnya.(Jack)

Check Also

Kejaksaan Negeri Kaimana Bantu Pemda Tarik 3 Unit Mobil Dinas

KAIMANA – Kejaksaan Negeri Kaimana melakukan penyitaan Aset bergerak dan aset tidak bergerak yang tidak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *