April 21, 2024
Keuntungan Supply Chain Financing untuk Supplier dan Buyer

Istilah supply chain financing (SCF) atau supplier financing pasti sudah tidak asing lagi di telinga para pebisnis. Keberadaanya sangat membantu berbagai usaha, terutama dalam skala kecil yang membutuhkan suntikan modal untuk keberlangsungan bisnisnya. Bisa dibilang, SCF jadi salah satu alternatif sumber modal.

Dalam praktiknya, ada 3 pihak yang terlibat dalam transaksi finansial satu ini. Yaitu supplier (pemasok), buyer (pembeli), dan juga lender (instansi keuangan). Dan SCF memberikan simbiosis mutualisme untuk ketiganya. Kali ini akan diberikan keuntungan memilih permodalan SCF bagi supplier dan buyer.

Keuntungan Supply Chain Financing untuk Supplier

Pada supply chain financing, supplier merupakan orang yang menyediakan produk. Kepada lender atau jasa keuangan yang menawarkan SCF, supplier bisa menawarkan faktur atau invoice pembelian barang untuk dapatkan tambahan modal usaha. Inilah deretan keuntungan yang akan didapatkan oleh supplier :

Keuntungan Supply Chain Financing untuk Supplier dan Buyer

  1. Menambah Suntikan Dana

Sudah menjadi rahasia umum, jika modal usaha memang menjadi salah satu faktor yang penting dalam keberlangsungan sebuah bisnis. Begitupun bagi supplier atau pemasok, keberadaan supply chain financing ini menjadi angin segar yang membantu dalam hal finansial.

  1. Meningkatkan Arus Kas

Suntikan dana segar dari supply chain financing akan membuat aliran arus kas jadi semakin lancar. Dengan begitu, supplier bisa melakukan pengembangan bisnis dengan lebih mudah. Selain itu, dengan peningkatan cash flow ini juga akan membuat pengambilan keputusan perusahaan jadi lebih baik tanpa banyak intervensi masalah modal usaha.

  1. Meningkatkan Kapasitas Produksi

Jika modal sudah bukan lagi masalah, produksi bisa meningkat dengan pesat. Namun supaya usaha pengembangan bisnis yang dilakukan bisa berkembang dengan lebih baik, lakukan peningkatan produksi secara berkala. Dengan begitu, membuat pasokan tetap baik dan bisa meningkatkan kepercayaan berbagai pihak.

  1. Menjaring Lebih Banyak Buyer

Peningkatan stok yang stabil juga bisa menjaring lebih banyak buyer lagi. Dengan begitu, bisa membuka cabang usaha lebih cepat tanpa terkendala biaya. Apalagi dikombinasikan dengan kecanggihan teknologi, proses pengembangan bisnis semakin mudah, menjaring buyer pun arealnya tambah luas.

  1. Menjaga Relasi Bisnis Lebih Baik

Stok yang selalu terjaga membuat para buyer jadi lebih fokus untuk melakukan pemasaran dan menjaring konsumennya. Selain itu, pembiayaan supply chain financing ini juga bisa bisa membuat kualitas produk menjadi lebih terjamin. Lambat laun, kualitas produk yang baik dan selalu tersedia, akan membuat hubungan antara supplier dan buyer tambah baik saja.

Branding perusahaan juga akan semakin membaik seiring waktu berjalan. Jadi, pelayanan yang baik dipadu dengan kualitas produk yang berkualitas jadi penentu keberlangsungan usaha ke depannya. Jika semuanya lancar, bisa melakukan ekspansi ke usaha lainnya di skala yang lebih besar.

Keuntungan Supply Chain Financing untuk Buyer

Buyer merupakan pihak yang menggunakan atau menjual berbagai produk dari supplier. Permasalahan yang umum terjadi, biasanya buyer fokus memperpanjang DPO atau days payables outstanding. Namun dengan sistem supply chain financing, buyer bisa membayar setelah jatuh tempo atau melakukan pembayaran lebih awal.

Berikut ini deretan keuntungan yang bisa didapatkan dari memilih permodalan supply chain financing :

  1. Modal Usaha Aman

Dengan pembayaran yang bisa lebih lama, modal usaha dari buyer akan lebih mudah dikelola. Alirannya akan jauh lebih sehat karena dana bisa diputarkan sedemikian rupa. Tagihan invoice dari pemasok tidak lagi menjadi masalah utama sehingga modalnya lebih aman.

  1. Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Proses pembelian produk dari buyer lancar, pembayaran sudah bukan jadi masalah karena bisa dilunasi setelah tenggat waktu, bisa membuat bisnis semakin lancar. Pengembangan bisnis pun juga semakin lancar dengan track record yang bagus. Jika ingin membuka cabang baru pun juga akan lebih mudah tanpa terkendala biaya lagi.

  1. Meningkatkan Angka Penjualan

Stok barang dari supplier aman, Anda bisa mendapatkan jumlah yang lebih banyak. Artinya dengan menggunakan pembiayaan supply chain finansial akan membuat proses pengadaan barang lebih lancar dalam jumlah yang besar. Potensi peningkatan penjualan ke konsumen pun bisa lebih besar lagi.

  1. Memiliki Hubungan Lebih Baik dengan Supplier

Satu lagi kelebihannya yaitu bisa memiliki hubungan yang lebih baik dengan supplier atau pemasok. Pasalnya, jika pembiayaan sudah tidak menjadi kendala, barang yang dipesan bisa lebih banyak, interaksinya juga semakin sering. Namun tentunya, pastikan untuk melakukan pembayaran yang teratur dan bertanggung jawab meski waktunya lebih lama.

Demikianlah pembahasan tentang keuntungan dari permodalan supply chain financing baik untuk supplier atau buyer. Sekarang banyak sekali penyedia produk permodalan tersebut di Tanah Air, salah satunya adalah Modal Rakyat yang berada di bawah naungan Fazz Business. Platform yang aman, terdaftar OJK, dan memberikan deretan keuntungan.

 

Modal Rakyat (bagian dari Fazz) akan membiayai invoice mulai dari modal sampai bahan baku dari franchisor (supplier). Bagi pebisnis, ini akan menguntungkan karena dapat membuka banyak cabang dengan cepat. Manfaatkan layanan permodalan dari Fazz dan daftarkan menjadi franchisee atau franchisor di halaman ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *