Juni 25, 2024
Sebelum Melakukan Pengajuan KPR, Yuk Kenali Jenis-Jenis KPR Terlebih Dahulu!

KPR atau kredit kepemilikan rumah merupakan kredit yang ditawarkan oleh perbankan untuk membantu nasabah mendapatkan rumah yang diinginkan. Pengajuan KPR memberikan keuntungan seperti biaya pada awal pembelian jauh lebih murah. Biasanya saat pembelian rumah, uang muka yang diwajibkan sekitar 15-20% untuk biaya pertama dan biaya administrasi. Pembelian rumah menggunakan KPR akan menjamin legalitas rumah yang dibeli telah secara resmi memiliki sertifikat yang sah dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional sehingga akan menghindari Anda dari sengketa atau perebutan hak waris. Keuntungan lain yang ditawarkan oleh KPR adalah rumah yang dibeli telah selesai sehingga siap untuk dihuni.

Sebelum mengetahui cara mengajukan KPR sebaiknya kenali jenis-jenis KPR :

  • KPR Konvensional, metode cicil rumah yang banyak digunakan, diperuntukkan bagi masyarakat dengan sistem bunga ditentukan oleh bank penyedia KPR, biasanya tenor yang diberikan mulai 5 hingga 20 tahun.
  • KPR Syariah merupakan cicilan rumah yang diberikan oleh perbankan syariah seperti BCA Syariah. KPR syariah tidak memiliki bunga dan menggunakan prinsip jual beli dengan syariat Islam yaitu sistem murabah, murabah menjadikan bank sebagai penjual dan nasabah menjadi pembeli. Keuntungan bank dan harga beli rumah diketahui kedua belah pihak.
  • KPRS subsidi, fasilitas yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat yang belum memiliki rumah dan memiliki penghasilan menengah ke bawah.
  • KPR refinancing, fasilitas yang memungkinkan nasabah mendapatkan rumah dengan pengajuan ke bank penyedia yang digunakan nasabah untuk mengajukannya ke bank lain.

Jenis KPR juga dibedakan berdasarkan faktor ekonomi yaitu FRM atau fixed rate mortgage yang menawarkan suku bunga tetap menggunakan nilai cicilan yang sama setiap bulan. FRM membuat nasabah membayar bunga dan cicilan setiap bulan. Ada juga, adjustable rate mortgage (ARM) dengan bunga mengambang sesuai dengan kondisi ekonomi pada kondisi saat itu dan bank memiliki hak untuk mengubah suku bunga dengan risiko maksimum dari kenaikan bunga. Jenis lain dari KPR faktor ekonomi adalah PLAM, price level adjusted mortgage yang menggunakan suku bunga tetap atau bunga rendah dengan pokok utang ditentukan oleh tingkat inflasi.

Setelah mengetahui jenis-jenis KPR maka berikut tips pengajuan KPR :

  • Memilih rumah dengan menentukan lokasi dan ukuran rumah yang diinginkan, sebaiknya memiliki lokasi yang aman dan strategis namun tetap menyesuaikan dengan budget Anda.
  • Siapkan dokumen yang dibutuhkan, baik dokumen pribadi atau dokumen rumah seperti kartu identitas diri, kartu wajib pajak, slip gaji, rekening koran, surat nikah dan surat bekerja.
  • Menyiapkan SLIK atau sistem layanan informasi keuangan yang dikeluarkan oleh OJK atau otoritas jasa keuangan yang menjadi bahan verifikasi yang diperiksa oleh bank.
  • Setelah melewati pengecekan reputasi dari bank maka bank akan melakukan cross checking untuk mengetahui kebenaran data dan kemampuan finansial Anda.

Selain itu, Anda juga perlu melakukan evaluasi nilai rumah menggunakan proses appraisal. Appraisal merupakan penentuan nilai properti yang dilakukan oleh pihak yang mampu menilai kredibilitas. Untuk mendapatkan penilaian ini, Anda harus mengeluarkan sejumlah uang agar appraisal dapat dilaksanakan. Setelah memperoleh appraisal, bank akan menentukan besar kredit yang dapat dicairkan melalui SP3K. SP3K berisi informasi mengenai nilai maksimum kredit yang disesuaikan dengan jenis kredit yang sedang digunakan, suku bunga yang harus dibayar, angsuran bulanan dan jaminan kredit.

Setelah mengetahui cara mengajukan KPR diatas maka Anda juga perlu mengetahui mitos terkait KPR yang tidak sesuai dengan fakta. Mitos KPR mengatakan bahwa orang yang memiliki gaji besar akan dengan mudah mendapatkan kredit namun hal ini tidak benar karena bank akan melakukan pertimbangan terhadap rasio utang, kondisi rumah dan status kredit. Ada juga mitos yang mengatakan bahwa gaji UMR tidak dapat mengajukan KPR sedangkan KPR dapat disesuaikan jenisnya sesuai kemampuan finansial.

Ketika Anda ingin pengajuan KPR sebaiknya jangan menunggu bila ingin memiliki rumah segera ajukan KPR. KPR memiliki batas usia maksimal yang ditetapkan oleh bank dan memungkinkan KPR ditolak bila usia terlalu tinggi. Dengan memanfaatkan KPR sesuai dengan kebutuhan Anda akan menempati rumah tinggal impian. BCA sebagai penyedia KPR akan membantu Anda mulai dari konsultasi hingga mendapatkan kredit dengan cara yang mudah dan proses cepat. Untuk informasi lebih lanjut klik disini https://www.bca.co.id/id/Individu/produk/pinjaman/KPR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *